Saat belanja online, kamu dapat secara bebas memilih layanan ekspedisi untuk pengiriman barang. Dari sekian banyak opsi, JNE sering jadi pertimbangan utama. Keputusan itu tak mengherankan, karena JNE merupakan salah satu perusahaan pengiriman barang terbesar dengan jangkauan wilayah yang sangat luas. Selain itu, cara mengecek JNE juga relatif sangat mudah. Kamu dapat melacak status ataupun tarif pengiriman paket melalui perangkat komputer dan smartphone.

Syarat Utama Cara Mengecek Paket JNE : Nomor Resi

Setiap penggunaan jasa pengiriman JNE, pelanggan akan mendapatkan nomor resi. Nomor ini menjadi bukti bahwa pihak penjual telah melakukan pengiriman barang kepada pembeli. Resi akan diberikan dalam secarik kertas yang di dalamnya termuat berbagai informasi penting, termasuk di antaranya adalah nomor resi, identitas pengirim, penerima, isi paket, serta tarif pengiriman. Kamu dapat menggunakan nomor resi sebagai cara mengecek paket JNE.

Saat memperoleh nomor resi, kamu akan menemukan kombinasi huruf dan angka dengan jumlah antara 15-16 digit. Cara mengecek nomor resi JNE dapat kamu lakukan dengan memasukkan kombinasi huruf dan angka tersebut dalam kolom yang telah disediakan. Kamu bisa mengeceknya melalui website JNE atau aplikasi MyJNE.

Status Pengiriman Paket JNE

Ketika mencoba cara mengecek JNE resi, kamu dapat mengetahui status pengiriman paket. Kamu pun akan menjumpai ada berbagai status yang bakal cukup asing di telinga. Beberapa status yang sering muncul saat pelacakan paket kiriman JNE antara lain adalah:

● Manifest                     : Paket dalam status terdaftar, datanya baru saja dimasukkan oleh petugas di kantor JNE pengirim.

● On-Process                 : Paket sudah dalam proses pengiriman, dalam perjalanan menuju kota tujuan.

● On-Transit                  : Paket berada di kota transit. Misalnya, paket dikirim dari Jakarta ke Surabaya dan transit di Semarang.

● Received on Destination       : Paket sudah sampai di kota tujuan, tinggal dikirim ke alamat penerima.

● Delivered                   : Paket sudah sampai di alamat tujuan, biasanya dilengkapi dengan informasi nama penerima.

● Criss Cross                 : Status ini mengindikasikan bahwa paket tertukar dengan barang lain.

● AU (Antar Ulang)       : Status AU mengindikasikan bahwa kurir belum sempat mengirimkan paket tepat waktu dan akan dikirim ulang.

● AU to OPS                   : Status ini mengindikasikan bahwa paket yang bermasalah telah diantar ulang atau serah terima dari undelivery ke operasional. Selanjutnya, pihak operasional akan melakukan pengantaran ulang paket.

● BA (Bad Address)      : Alamat penerima tidak jelas dan kurir tak berhasil menemukannya.

● MR (Misrouted)         : Terjadi kesalahan pengantaran oleh kurir.

● NTH (Not At Home)  : Kurir sudah mengantarkan paket ke alamat penerima, tetapi penerima tidak ada di rumah.

● HO (Hold)                   : Pihak JNE melakukan penahanan paket.

● FW (Forward)           : Paket sudah diteruskan ke agen JNE yang ada di kota tujuan.

Tarif Pengiriman JNE

Selain itu, kamu bisa pula mengecek tarif pengiriman paket. Terdapat 3 faktor utama yang berpengaruh pada biaya kirim paket, yakni kecepatan pengiriman, volume dan bobot paket, serta asuransi.

Cara mengecek nomor resi JNE oleh konsumen merupakan salah satu langkah menghindari hal tak diinginkan. Pihak penjual pun bisa memanfaatkan kebiasaan tersebut untuk meningkatkan kenyamanan berbelanja online. Apalagi, saat ini tersedia layanan Resi.id yang memungkinkan penjual menghadirkan halaman tracking paket secara eksklusif kepada konsumen.