Sentuhan teknologi di bidang ekspedisi menjadikan proses pelacakan barang lebih mudah dan akurat. Terlebih, beberapa perusahaan jasa ekspedisi sudah menggunakan resi API sehingga pelacakan tentu dapat dilakukan secara cepat.

Nomor pelacakan berbasis API juga memudahkan para pengembang untuk mengintegrasikan fitur tracking beberapa nomor sekaligus di aplikasinya. Selain itu, pengembang bisa menghubungkan aplikasinya dengan platform lain yang menggunakan fitur API.

Apa Itu Resi Berbasis API?

Dulu, nomor pengiriman ditulis menggunakan pena atau mesin ketik. Sementara sekarang, teknologi Application Programming Interface (disingkat API) memudahkan perusahaan ekspedisi dalam membuatnya otomatis.

Sebenarnya, API merupakan salah satu software interface yang berisi beberapa instruksi untuk berinteraksi dengan perangkat lunak lain. Semua instruksi tersebut disimpan dalam library sehingga memudahkan aplikasi saling berbagi data.

Biasanya, platform nomor pelacakan membenamkan Restfull API ke sistem. Sebuah sistem API dikatakan restfull jika memiliki stateless, client, server, dan cacheable. Salah satu situs yang mendukung Restfull API adalah Resi.id.

Website tersebut support API yang bisa digunakan oleh developer maupun startup ekspedisi. Selain itu, adanya API memudahkan pengguna untuk melihat hasil tracking nomor pelacakan sesuai kebutuhan.

Kamu juga dapat menggunakan sistem autentikasi untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data saat mengakses situs berbasis API. Di samping itu, histori pelacakan kiriman paket sebelumnya bisa dicek secara detail melalui website API.

Bagaimana Cara Melacak Kiriman?

Jika kamu menggunakan situs Resi.id, ada dua cara cek resi JT maupun ekspedisi lainnya yang bisa diterapkan. Pertama, pengecekan beberapa nomor pengiriman dapat dilakukan sekaligus dengan memanfaatkan fitur lacak masing-masing ekspedisi. Proses ini tidak membutuhkan pendaftaran akun ataupun login terlebih dahulu.

Cara kedua, kamu harus mendaftar sebagai pengguna platform sebelum memakai fitur-fiturnya. Platform dengan API biasanya hanya membutuhkan nama, alamat Email, dan password untuk memulai pengecekan.

Setelah login menggunakan nama pengguna dan kata sandi, masukkan nomor pelacakan ke kolom pencarian. Kemudian, klik “Track” untuk menampilkan status kiriman paketmu. Kalau ingin membagikan status tersebut ke penerima, pakailah URL yang dikirim ke Email.

Selain melalui situs tersebut, kamu juga bisa melacak pengiriman melalui web resmi perusahaan ekspedisi, seperti JNE dan TIKI. Keduanya menyediakan fitur pencarian otomatis dengan nomor pengiriman unik. Bahkan, sistem pelacakan di tiki.co.id menyediakan satu kolom untuk 20 nomor.

Itulah penjelasan singkat tentang nomor pengiriman berbasis API, keunggulan, manfaat, dan cara mengeceknya. Jadi, untuk cek pengiriman TIKI atau ekspedisi lainnya secara cepat dan akurat, gunakan saja platform multitracking yang berbasis API. Dengan demikian, kamu dapat menikmati beberapa fitur unggulan, yaitu Multitracking, Tracking Page, dan Tracking Otomatis.